Keren! Motor Hidrogen Karya Anak Bangsa, Kecepatannya Bisa Tembus 80 Km/Jam dan Punya Fitur Canggih
Jakarta – Sekelompok mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung berhasil membangun motor sport bertenaga hidrogen yang sepenuhnya tanpa emisi.
Baca Juga: Wali Kota Pekalongan Tekankan Pentingnya Guru Pendamping bagi Siswa Disabilitas
Motor bertuliskan FCEV (Fuel Cell Electronic Vehicle) Jawara yang jadi tonggak baru lahirnya inovasi
kendaraan masa depan hasil anak muda Indonesia itu, juga telah menunjukan dalam pameran inovasi pendidikan vokasional di Gedung Balai Pertemuan Umum UPI, Selasa (12-11).
Prototife kendaraan roda dua ini dikembangkan sejak 2024, Desainnya futuristik dan senyap tanpa suara mesin karena motor digerakan listrik hasil dan relaksi hidrogen dalam fuell cell.
Perakitan Motor Butuh Waktu Tiga Bulan
Perkembangan motor hidrogen ini dilakukan sepeuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Pendidikan Teknologi Industri (FPTI) UPI di bawah bimbingan dosen Sriyono.
Proses perakitan motor dilakukan dalam waktu tiga bulan setelah lima bulam tahap desain, 80 persen komponennya bersal dari dalam negeri, di mana hanya fuell cell yang masih diimpor dari meksiko.
“Kami ingin nantinya Indonesia mampu memproduksi fuel cell sendiri, agar proyek seperti ini bisa memiliki kecepatan sepenuhnya.
Motor satu ini disebut mampu menjemput jarak 428 kilometer hanya dengan dua liter hidrogen, dan memiliki kecepatan maksimum 80km/jam . Dilengkapi sistem regenerative
traking motor iini bahlkan mampu mengubah energi pengereman menjadi daya listrik tambahan.
Fitur Canggih Motor Hidrogen
Selain ranah lingkungan, motor hidrogen UPI dibekali berbagai fitur canggih, seperti sensor hidrogen dengan sistem cut-off otomatis saat terdeteksi kebocoran.
Kemudian, pemantauan tekanan gas dan subu mesin berbasis Internet of Things (loT), GPS Tracker dan Kartu RFID uuntuk keamanan, serta fitur kendali jarak jaauh yang memungkinkan pemilik mematikan mesin lewat SMS bila motor hilang.
“Semua kami rancang agar aman, efisien, dan cerdas,” ucapnya.
Cikal Bakal Motor Hidrogen
Zidan menjelaskan cikal bakal motor ini bermula dari ajang PLN innovator and Competitions in Electricity (ICE) 2024, yang merupakan lomba rancang bangun motor hidrogen yang diikuti 30 perguruan tinggi.
Tim UPI menjadi satu dari dua tim terbaik yang mendapat pendanaan untuk merealisasikan prototife, bersama institusi Teknologi Sepuluh November (ITS).
“Awalnya kami mengusung konsep cafe racer berpadu desain sport. Sekarang motor ini menjadi satu dari dua unit hidrogen aktif di Indonesia.” kata Zidan
UPI sendiri, lanjut dia, memberikan dukungan penuh, mulai dari fasilitas laboratorium 24 jam hingga dispensasi akademik.
“Dukungan universitas membuat kami bisa menyelesaikan proyek ini tepat waktu,” ujarnya.
Ke depan, tim Otomotif UPI tengah menyiapkan prototife mobil hidrogen serta gagasan pembangunan stasiun pengisian hidrogen (Hydrogen) fuel station).
Melalui inovasi ini, UPI menegaskan komitmennya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(SDGs) poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan poin 13 (Penanganan perubahan iklim), serta
jadi bukti mahasiswa Indonesia mampu menghadirkan soulusi konkret bagi masa depan transportasi hijau.
Informasi yang dihimpun, motor hidrogen UPI memiliki komponen spesifikasi antara lain, Jenis bahan bakar hidrogen (Fuell Cell): Kecepatan maksimum 80 km/jam,
Kapasitas tabung 1 liter, jarak tempuh 428 km/2 liter hidrogen, Komponen lokal sekitar 80 persen:
Kemudian Fitur utama loT Monitoring GPS Tracker, RFID Security, Regenerative Braking. Safety Cut-off.